Sebagai seorang saintis (cieeee…) saya tertarik dengan film/seri TV yang banyak bercerita tentang sains. Bukan sains yang level Star Trek (khusus seri itu saya ngga terlalu demen, entah kenapa) tapi yang berusaha menggunakan sains untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi. Misalnya CSI (Las Vegas, Miami maupun New York), X-Files, dan akhir-akhir ini, Bones.
Bones pertama kali mulai diputar di saluran TV Fox mulai tahun 2005. The premise: seorang ahli antropologi forensik, Dr. Temperance Brennan (Emily Deschanel), diajak seorang agen FBI: Seeley Booth (David Boreanaz) untuk membantu penyelidikan FBI untuk kasus pembunuhan yang “kedaluwarsa”, “parah” dll. Kenapa kedaluwarsa dan parah? Karena sang korban biasanya sudah jelek sekali kondisinya, alias tinggal tulang belulang, atau kalaupun masih ada daging, sudah carut marut, dekomposisi, dirubung belatung, bahkan pernah ada mayat yang dijadikan sarang tikus, eeeewww…
Memang cukup jijay, apalagi pada saat ditemukan pertama kali (anak kecil jangan nonton deh). Dan dari situ mulai keasikan film ini. Biasanya, mayat/sisa-sisa mayat kemudian dibawa ke laboratorium Dr. Brennan yaitu di Jeffersonian Institute di Washington DC dan di situ Dr. Brennan dan tim mulai “membaca” petunjuk-petunjuk yang ada pada mayat, seperti rambut, partikel tanah, serangga-serangga yang nempel dll
Dalam bekerja, Dr. Brennan dibantu oleh sekelompok saintis lain: Jack Hodgins, ahli entomologi dan kimia organik, Angela Montenegro, ahli digital imaging yang lebih nyeni dari sains, serta Camille Saroyan, mantan polisi.
Tentu, ada drama lain selain usaha tim Jeffersonian memecahkan masalah. Hubungan antara Dr. Brennan dan Agen Booth jua menjadi bagian dari cerita BONES. Emily Deschanel dan David Boreanaz memiliki “chemistry” yang cukup kuat, sehingga penonton juga tergerak untuk mengikuti perkembangan hubungan mereka berdua. Dari partner kerja, ke teman, kemudian ke teman baik, teman tapi (sedikit) mesra, kemudian ke…? Di sini tiba-tiba BONES jadi sebuah kisah tentang bagaimana kedua orang ini mencoba mengatasi rasa saling tertarikan karena yang satu pernah gagal membina hubungan, sedangkan yang satu tidak percaya dengan cinta. Bagaimana akhir kisah Booth-Brennan? Ya silakan ikuti serial BONES.
Di Indonesia, saluran TV Kabel Star World biasanya menayangkan Bones. Saat ini mereka belum beli episode baru, jadi silakan lirik toko DVD untuk mencari BONES.
Selamat menonton!